Novel: Wanita-wanita dari Venus, Bab Remaja Juling

 Namanya Dudi Haryanto, bukan Dude Herlino artis sinetron terkenal itu. Kami pertama bertemu gara-gara layangan putus. Ia mengejar layangan putus hingga ke depan rumahku yang ketika itu situasinya aneh. Aku berada di atas pagar rumahku sendiri berusaha memanjat dan ia menunjuk-nunjuk ke arahku. Walau yang kupanjati pagar rumahku sendiri, tapi aku merasa ia sedang menuduhku maling. Maka dari itu, aku memarahinya. Hal yang sebenarnya terjadi adalah aku tak menyadari mata Dudi juling, sehingga saat kupikir ia sedang menatapku sambil menunjuk-nunjuk, itu adalah sebuah tuduhan bahwa aku maling. Padahal, ia menatap layangan yang menggantung di belakangku, bukan aku. Pertemuan pertama yang penuh drama itu membuat hubungan kami jadi canggung. 

Anehnya, takdir seolah tak behenti mempermainkan kami. Kami sering berpapasan di jalan tanpa sengaja, padahal  sebelum kejadian layangan itu tak pernah sekalipun kami bertemu. Wito, salah satu tetanggaku juga temanku, mengatakan bahwa ia tetangga baru pindahan Aceh. 


Yuk, ikuti kisahnya di karyakarsa

Komentar

Postingan Populer