Artikel Kesehatan: Cara Menghilangkan Jerawat Batu

Ilustrasi jerawat batu (freepik.com/freepik


Merasa risih dengan jerawat batu? Jadi tidak percaya diri? Ishhh…ishhh…kamu bukan satu-satunya yang merasa demikian. Banyak orang yang mencari cara menghilangkan jerawat batu, tapi gagal. Kok bisa? Atau…sembuh sih, tapi jadi ketergantungan obat jerawat. Lepas dari obat, jerawat kembali.

Iya…mungkin tak semua orang mengalaminya, tetapi ada juga yang berjuang mati-matian untuk menyembuhkan jerawat batu yang merusak penampilan. Sejujurnya, saya penderita jerawat batu, tepatnya mantan. Beberapa tahun lalu, dimulai saat kuliah semester satu, jerawat batu bahu-membahu tumbuh liar di wajah saya. Tumbuh satu, belum sembuh, besoknya sudah muncul yang baru. Bahkan, bukan hanya tumbuh satu, tapi bisa tumbuh beberapa. Kesallll!!!

Cara menghilangkan jerawat batu versi saya

Sejujurnya, jerawat batu yang bikin wajah saya jadi bopeng ini tidak sengaja menghilang. Lebih tepatnya, saya mulai pasrah dengan jerawat batu yang membandel, tidak sembuh-sembuh setelah melakukan banyak pengobatan. Saya ingat betul, bersamaan dengan jerawat batu yang tiada hentinya, saya menderita batuk-batuk, asma dan eksim di kaki. 

Ceritanya, hingga punya anak nomor satu, jerawat-jerawat itu tidak pernah berhenti meradang. Memiliki anak pada usia muda, sungguh membuat saya kesulitan beradaptasi dengan kehidupan yang baru. Secara fisik, saya jadi sering letih, lesu, tidak fit dan sebagainya. Untuk membantu kebugaran fisik, saya jadi sering mengkonsumsi madu, kurma, minyak habbatussauda, juga minyak zaitun. 

Tanpa saya sadari, semenjak mengkonsumsi semua itu hingga kini, semua penyakit saya menghilang sedikit demi sedikit, termasuk jerawat batu. Batuk, asma, eksim mulai jarang kambuh. 

Namun demikian, satu hal yang pasti jerawat batu konon katanya genetik. Kakak dan adik saya nomor tiga juga memiliki penyakit yang sama, asma, eksim dan jerawat yang membandel. 

Tulisan saya tentang jerawat di IDNTIMES

Di sini, saya ingin berbagi tulisan saya tentang jerawat batu yang di publish di IDN TIMES. Tulisan ini terinspirasi dari kisah sendiri, lalu saya riset dari berbagai jurnal dan jadilah artikel. Secara garis besar, tulisan saya yang berjudul, “Bagaimana Mengetahui Jerawat Genetik? Perhatikan 5 Hal Ini” menekankan pada cara mengenali perbedaan jerawat genetik dan pubertas. Berikut, poin-poin pentingnya:

  • Jerawat pubertas muncul lebih awal pada remaja putri (17 tahun) dibanding remaja putra (18 tahun) dan berhenti di usia 25 tahun.
  • Jerawat genetik biasanya muncul pada usia yang lebih muda, dipengaruhi oleh faktor resiko orangtua.
  • Jerawat yang cukup parah dan sulit dikendalikan merupakan salah satu pertanda jerawat genetik
  • Cara menghilangkan jerawat batu atau genetik, lebih condong pada gaya hidup dan kebiasaan
  • Jerawat genetik bisa terus ada hingga usia 40-50 tahun-an
Nah, setelah mengenal lebih dalam tentang jerawat batu (jerawat genetik), kamu bisa mempertimbangkan tindakan apa yang akan dilakukan, apabila treatment yang biasa kamu lakukan tak membuahkan hasil. 


Komentar

Postingan Populer